Timnas Uruguay harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol dalam matchday terakhir Grup H. Pertandingan berlangsung di Stadion Guadalajara, Jalisco, Meksiko, pada Jumat (26/6/2026) waktu setempat. Gol tunggal yang menentukan kemenangan Spanyol dicetak oleh Alex Baena pada menit ke-42, memanfaatkan umpan dari Marcos Llorente.
Dengan hasil ini, Uruguay hanya mampu mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan di fase grup, yang membuat mereka tersingkir lebih awal dari turnamen.
Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa, mengungkapkan penilaian kritis terhadap kinerjanya selama menjabat. Ia mengakui bahwa hasil di lapangan adalah tolok ukur utama keberhasilan seorang pelatih.
Dalam wawancara dengan beIN Sports, Bielsa menyatakan, "Saya tidak akan meninggalkan apa pun untuk sepak bola Uruguay." Ia menegaskan bahwa kontribusi yang ia berikan selama tiga tahun terakhir tidak berarti jika tidak diimbangi dengan hasil yang memuaskan.
Bielsa menambahkan bahwa kegagalan meraih poin maksimal di turnamen ini sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya. "Kami bermain untuk meraih tujuh poin dan kami hanya mendapatkan dua, meskipun memiliki sekelompok pemain berkualitas," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan rasa tanggung jawab yang mendalam atas performa tim yang tidak sesuai harapan.
Keputusan Bielsa untuk mempertahankan Fernando Muslera sebagai kiper utama juga menjadi sorotan. Muslera, yang telah berpengalaman di level internasional, tetap dipilih meskipun ada kritik terhadap penampilannya.
Bielsa membela keputusan tersebut dengan alasan pengalaman Muslera, mengatakan, "Ketika saya membuat keputusan untuk menurunkan Muslera, itu adalah keputusan yang sangat dipikirkan dengan matang." Namun, situasi berubah ketika Muslera meminta untuk digantikan oleh Sergio Rochet di jeda babak pertama, yang menambah kompleksitas pada keputusan pelatih.
Dengan tersingkirnya Uruguay, harapan untuk meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026 harus pupus, dan Bielsa kini menghadapi tantangan untuk merenungkan langkah selanjutnya dalam karier kepelatihannya.











