Mantan atlet bulu tangkis Indonesia memilih untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, sehingga mengubah status kewarganegaraan mereka. Keputusan ini juga mencerminkan ambisi pribadi dan profesional yang mereka miliki.
Pramudya, mantan ganda putra andalan Indonesia, memutuskan untuk tidak melanjutkan karier bulu tangkisnya di tingkat nasional. Pada akhir tahun 2023, ia mengumumkan keinginannya untuk fokus kuliah di Australia.
Di negeri tersebut, ia memanfaatkan keahlian bermain bulu tangkisnya untuk membiayai studi.
Pramudya kini aktif menjadi pelatih di sebuah akademi di Australia dan telah resmi berafiliasi dengan federasi bulu tangkis negara tersebut.
Selanjutnya, ada Jones yang merupakan talenta bulu tangkis kelahiran Indonesia, yang terkenal setelah menjuarai Kejuaraan Nasional pada 2010. Meskipun diharapkan untuk masuk Pelatnas PBSI, panggilan itu tidak pernah datang.
Kecewa, Jones memilih untuk melanjutkan pendidikan di Jerman dan mengasah kemampuannya di sana.
Sejak 2015, Jones tercatat sebagai pemain berkewarganegaraan Jerman, aktif membela negara tersebut di berbagai kompetisi internasional.
Febby, juga mantan pemain pelatnas, memutuskan mundur dari PBSI pada tahun 2022, meskipun sempat mendapatkan tawaran bermain profesional dari PB Djarum. Ia memilih untuk melanjutkan studinya di Amerika Serikat.
Selama di Amerika, Febby tidak jauh dari bulu tangkis dan tetap aktif bermain di sana, menunjukkan bahwa keputusan pindahnya tidak membuatnya menjauh dari olahraga yang dicintainya.
Di puncak daftar ini adalah Tony Gunawan, legenda bulu tangkis Indonesia yang meraih medali emas di Olimpiade Sydney 2000. Setelah menjuarai dunia pada 2001, Tony memilih untuk meninggalkan karier di pelatnas demi pendidikan tinggi.
Tony merantau ke Amerika Serikat untuk mengambil studi di teknik komputer, yang membawanya beralih kewarganegaraan. Ia pernah mewakili Amerika Serikat dalam berbagai kompetisi internasional, menunjukkan keberhasilannya di kedua aspek pendidikan dan olahraga.
Fenomena ini menyoroti bagaimana atlet bulu tangkis Indonesia memilih jalan yang berbeda, antara melanjutkan karier di lapangan bulu tangkis atau memfokuskan diri pada pendidikan.
Ini juga menjadi refleksi terhadap peluang yang ditawarkan oleh federasi bulu tangkis di negara lain.
Keputusan-kepastian ini sepenuhnya legal dalam regulasi BWF dan PBSI, serta mencerminkan hak individu para atlet untuk menentukan masa depan mereka sendiri.














