Kemenangan 3-1 Brasil atas Kroasia menyoroti Matheus Cunha, namun posisinya di tim inti Piala Dunia terancam kembalinya Raphinha.
Brasil mengalahkan Kroasia 3-1 dalam laga persiapan terakhir Piala Dunia di Orlando, Florida.
Matheus Cunha tampil apik, berkontribusi signifikan pada kemenangan tim Selecao tersebut.
Penampilannya mendapat pujian dari berbagai media Brasil yang meliput pertandingan.
Grupo Globo, media terkemuka, memberinya rating 7/10 atas kontribusinya.
Fans juga memberikan nilai positif, yakni 6.4/10 untuk penyerang Manchester United itu.
Cunha dinilai penting baik saat menguasai bola maupun tanpa bola di lapangan.
Dia bekerja keras menutup sisi kiri pertahanan, memberi kebebasan Vini Jr. bergerak.
Pada menit ke-35, Cunha memberikan umpan terobosan bagus kepada João Pedro.
Umpan tersebut sayangnya berhasil digagalkan oleh kiper lawan, Livakovic.
Dia juga menginisiasi serangan balik cepat yang berujung gol pertama Brasil.
Momen itu terjadi di masa tambahan waktu babak pertama, melalui umpan panjangnya.
ESPN Brasil bahkan memberi Cunha rating 6.5/10, sedikit lebih tinggi dari Globo.
Mereka memujinya sebagai penyerang yang sangat mobile dan efektif dalam permainan.
Estadao juga menyoroti penampilan Cunha yang inspiratif di lini tengah Brasil.
Formasi empat penyerang diulang, dengan Cunha berperan sebagai playmaker utama.
Dia menemukan banyak ruang untuk menyuplai bola ke rekan-rekan penyerangnya.
Namun, di balik performa cemerlang itu, ancaman besar menghantui posisi Cunha.
Grupo Globo mengklaim posisinya sebagai starter Piala Dunia 2026 bisa digantikan.
Carlo Ancelotti, pelatih Brasil, sedang mempertimbangkan opsi lain untuk timnya.
Raphinha, pemain Barcelona, menjadi kandidat kuat untuk peran yang sama.
Dia diharapkan bisa menggantikan Cunha di posisi belakang penyerang tengah utama.
Raphinha saat ini sedang berjuang pulih dari cedera hamstring yang dideritanya.
Cedera itu didapat saat Raphinha bermain melawan Prancis pada laga sebelumnya.
Pada pertandingan itu, Cunha dan Raphinha sempat bermain bersama sebagai starter.
Cunha ditempatkan sentral, sedangkan Raphinha beroperasi di sisi sayap.
Ancelotti kemungkinan akan mencoba memasukkan Raphinha ke dalam skema utamanya.
Ini berarti, meskipun tampil baik, Cunha harus berjuang ekstra keras.
Posisi intinya di starting XI Brasil untuk Piala Dunia 2026 tidak aman.
Selain Cunha, Casemiro juga menjadi sorotan media Brasil pada laga tersebut.
Gelandang Manchester United itu bermain solid selama pertandingan berlangsung.
Grupo Globo memberinya rating 6/10, sementara fans agak lebih rendah, 5.4/10.
Casemiro seperti biasa banyak berlari menutup ruang dan merebut bola penting.
Beberapa bola direbutnya di area serang, penting untuk melancarkan serangan balik.
Dia menerima kartu kuning karena melanggar Budimir di tepi kotak penalti.
Casemiro ditarik keluar pada menit ke-15 babak kedua, digantikan Fabinho.
ESPN Brasil juga memberi Casemiro rating 6/10 atas penampilannya yang kokoh.
Mereka menyebutnya solid di lini tengah dan layak mendapat istirahat.
Kehadiran Casemiro memang selalu vital untuk keseimbangan timnas Brasil.



























